Alrisblog

tiada henti belajar

Mengapa Mereka Sukses

“Saya tidak gagal, tetapi menemukan 9994 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal.”

Itulah kalimat yang diucapkan oleh Thomas Alfa Edison, ketika ditanya, bagaimana ia bisa bertahan setelah ribuan kali gagal. Penemu bola lampu dan pendiri perusahaan kelas dunia, General Electric ini telah membuktikan ucapan, ketabahan, semangat dan tekadnya yang tidak pernah mengenal kata menyerah dan kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelah gagal. Kegigihan Thomas Alfa Edison telah dibuktikan dengan kegemilangannya memberi kita penerangan diwaktu gelap dengan cahaya listrik. Terbayangkan malam tanpa penerangan dari yang namanya boghlam dan sejenisnya itu, setan gentayangan dimana-mana dan pake acara penampakan segala, hihihi…

So, berapa kali saya gagal tidak jadi soal. Kata Valentino Dinsi dalam bukunya “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian,” yang penting kemampuan untuk bangkit kembali setiap kali jatuh. Katanya seseorang yang mampu bangkit kembali setelah jatuh, tidak akan putus asa. Menyedihkan jika ada orang yang baru dua kali gagal memilih untuk menetap ditempat kegagalannya. Dan ketahuilah alris, bahwa begitu banyak orang yang berhasil membuat temuan mengagumkan adalah karena kegigihan dan bangkit kembali setelah terjatuh. Charles Goodyear yang tekun membuahkan ban yang memungkinkan kendaraan melaju kencang dan kecepatan mobil balap F1 setara pesawat jet. Ketabahan Wright bersaudara berhasil menciptakan pesawat terbang yang bisa membuat penyanyi Elton John sarapan pagi di Paris dan makan siang di New York. Bethoven mengisi dunia dengan musik yang inspiratif dan bahkan musik ciptaan dia bisa dijadikan salah satu terapi untuk kesehatan. Ketegaran Helen Keller memberikan harapan kepada semua orang cacat.Ternyata kesuksesan itu butuh passion dan persistence. Itu sudah dibuktikan oleh Bp. Alfi Hendri pemilik http://tandike.com yang selama empat tahun merugi. Pak Alfi bisa bertahan dan akhirnya berjaya dengan menjadi distributor resmi 14 merk outdoor equipment dan safety equipment dari berbagai negara karena punya passion dan persistence. Dan dalam masa krisis ini Beliau sudah mendapatkan sebuah mobil Hummer dari bonus yang diberikan oleh perusahaan prinsipal di mana dia menjadi agen tunggal produk tersebut di Indonesia. Really, really smart. Bonus mobil itu menurut saya hanyalah salah satu buah gairah dan kegigihan dia berbisnis. Jangan lihat puncak gunung es keberhasilannya, tapi perlu saya pelajari dan ambil hikmahnya : sukses itu butuh proses.

Tanpa kegigihan, ketabahan dan semangat pantang menyerah penemu mobil tidak akan mungkin saya bisa pergi-pulang ke Karawang dalam waktu hitungan jam. Kalo tidak ada temuan jenius dari Gottlieb Wilhelm Daimler dan Carl Friedrich Benz sampai beberapa ratus tahun bahkan bisa jadi sampai hari ini mungkin kita masih menggunakan angkutan pedati, -seperti foto yang saya ambil tiga tahun lalu di daerah Binuang, Kalimantan Selatan- untuk mobiliasasi barang dan orang. Tentu makan waktu berjam-jam, bahkan bisa dalam hitungan hari menempuh perjalanan pergi pulang untuk jarak puluhan kilometer.

12-18-2006-3-19-55-pm1

Dengan penemuan yang hebat jarak Jakarta – Karawang dengan menggunakan bus bisa saya tempuh kurang dari satu jam. Berkat kegigihan seorang penemu mesin ATM, telepon selular dan teknologi telekomunikasi saya bahkan bisa mencheck saldo tabungan disalah bank plat merah sambil beol di wc umum di depan UKI Cawang beberapa hari yang lalu. Berkat semangat tidak kenal kata menyerah, bangkit lagi, bangkit lagi dan bangkit lagi akhirnya para penemu menuai kesuksesan. Banyak orang juga sukses bukan sebagai penemu, tapi memberikan hal yang berbeda atas temuan orang lain. Bangsa Jepang begitu sangat pandai memberikan nilai tambah pada sebuah mobil. Jadilah mereka menguasai pasaran mobil dunia, padahal mereka bukan bangsa penemu mobil. Kata Pak Tridjoko di blognya ada adagium “ilmu ditemukan di Eropa, dikembangkan di Amerika, dibuat produknya di Jepang, dan dipakai oleh orang Indonesia.” Jadi kalau adagium itu benar, konsekuensi logisnya Eropa hanya menemukan teori saja, tapi yang membuatnya menjadi “competitive advantage” orang Amerika, tapi orang Eropa dan Amerika kalah karena in the end of the day yang membuat dan menjual produknya ke pasaran adalah orang Jepang. Maka sebagaimana yang kita lihat hari ini bangsa Jepang menuai keberhasilan secara ekonomi dengan ketekunan dan kegigihan mereka.

Posting kali ini sebenarnya adalah untuk membangkitkan kembali semangat untuk bangkit lagi. Sebagai seorang unemployment saya sering dilanda idleness. Untuk melawan kemalasan mungkin tiap orang punya tips dan cara sendiri untuk melakukannya. Kalo cara saya salah satunya dengan membaca buku, sharing menimba ilmu dengan orang yang sudah berhasil, juga kalo sempat ke warnet browsing internet liat situs-situs yang asyik. Asyik bukan pornografi, lho. Karena sekarang semakin canggih warnet untuk melindungi konsumennya dari pengaruh negatif porno dengan memblok situs-situs porno, salut. Blusukan kemana aja yang bisa menimbulkan passion juga sangat bermanfaat, bisa ke pasar, ,mengunjungi sentra produksi, ke mall -kalo yang ini sudah jarang banget dilakukan- dan tempat lainnya yang bermanfaat. Asal jangan ke lapangan sepakbola yang lagi ada caleg kampanye, kalo itu mah cuma dapat hiburan nyanyi dangdut dan janji-janji caleg yang belum tentu dia ingat apalagi ditepati kalo dia terpilih jadi anggota dewan legislatif.

Kalo baru sekali dua kali gagal dan gak berani bangkit lagi, saya merasa begitu cemen setelah membuat posting ini. So, what gitu lho. Ayo bangkit Alris, semangat. Ingat anak dan istri-mu juga tidak akan nolak kalo diberi bonus mobil Mercy seri C 230 Avantgarde AMG. *sambil membayangkan nyetir mobil Mercy di jalan tol jagorawi menuju Puncak, wekekeke…*

April 3, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Tipe-tipe Manusia Dilihat Dari Kentut

Serius amat ngeliat selimut, kalo tertarik dan pengen beli kan tinggal hubungi email saya. Sesaat kita refresh dulu ya, baca postingan gokil dari komunitas kwesel.

Dari Kentut bisa dinilai kepribadian seseorang. Berikut beberapa macam kepribadian yang dilihat dari cara menyikapi kentut :

*Orang MUNAFIK. Orang yang kentut tapi menyalahkan orang lain.

*Orang GOBLOK. Orang yang menahan kentut sampai berjam-jam.

*Orang BIJAK. Orang yang tahu kapan harus ngentut.

*Orang yang SENGSARA. Orang yang sangat ingin ngentut tapi tidak bisa ngentut.

*Orang yang MISTERIUS. Kalau ngentut tidak ada yang tahu.

*Orang yang GUGUPAN. Tiba-tiba menyetop kentut saat sedang enak-enaknya ngentut.

*Orang yang PERCAYA DIRI. Orang yang mengira bahwa kentutnya bau wangi.

*Orang SADIS. Menahan kentut dengan tangannya lalu tangannya diusapkan ke hidung temannya.

*Orang PEMALU. Kalau kentut tidak bunyi tapi wajahnya tiba-tiba merah padam.

*Orang STRATEGIS. Menyembunyikan suara kentutnya dengan tertawa terbahak-bahak.

*Orang BODOH. Habis ngentut lalu mengambil nafas dalam-dalam untuk mengganti ‘udara’ yang barusan keluar.

*Orang PELIT. Kalo ngentut ditidak dikeluarkan semua, keluarnya sedikit demi sedikit.

*Orang SOMBONG. Senang mencium bau kentutnya sendiri.

*Orang RAMAH. Senang mencium bau kentut orang lain.

*Orang yang BAIK HATI : Kalo mau ngentut sembunyi dulu.

*Orang ‘AqUATIK’. Senangnya kentut di dalam air sampai bunyi blukutuk…blukutuk…

*Orang ATLETIS. Kalo kentut sangat bersemangat sampai kontraksi..(.ngeden). *

*Orang JUJUR. Mau mengaku bahwa dia telah kentut.

*Orang PINTAR. Bisa membedakan orang dari bau kentutnya.

*Orang paling SIAL sedunia. Kalo kentut biasanya keterusan ampasnya…

*Orang RAJIN. Sering mencium bau kentut di mana pun dia berada… Nah … termasuk dalam ategori apakah Anda ??

ps : gwe waktu posting ini sambil kentut loh :D

Maret 13, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Selimut Jepang part-2 (blanket)

sports

spiderman-3

spiderman-2

spiderman-1

little-mermaid

osaka-super-bunga

barbie-brb-2-brb35

Bagi anda penggila klub sepakbola MU, Real Madrid dan AC Milan produsen selimut jepang membantu anda dalam mengepresikan dan apresiasi kecintaan terhadap klub pujaan anda. Kini tersedia selimut dengan logo klub kebanggaan anda. Karena permintaan yang banyak maka produsen juga menyediakan selimut dengan gambar Spiderman, Little Mermaid, Barbie Collection, Nascar dan masih banyak yang lainnya. Juga tersedia dengan motif bunga. Anda berminat? Hubungi saya melalui email.

Maret 6, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

SELIMUT JEPANG (Blanket)

animasi-100-acrylic3

Kenapa disebut Selimut Jepang? Karena dibuat oleh perusahaan Jepang dan Target Market terbesarnya adalah ekspor ke negara matahari terbit itu, maka selimut ini terkenal dengan SELIMUT JEPANG.

Produk ini dibuat oleh perusahaan Jepang, yang tidak terkenal di Indonesia, namun uniknya produk-nya SANGAT TERKENAL di Negara Maju, macam Jepang, Amerika, Australia dan Negara-negara di Eropa.

Kalau anda berada di negara-negara itu, dan melihat ada selimut berbulu yang halus yang bertulisan : Made In Indonesia, Hecho en Indonesia, Fabrique en Indonesia, maka saya 99% yakin bahwa selimut itu berasal dari pabrik rekanan ini.
Demikian pula kalau anda melihat selimut berbulu di Gerai-gerai Internasional macam Ikea (http://www.ikea.com/) , Northwest Co (http://www.thenorthwest.com/), Nishikawa Living (http://www.rakuten.co.jp/), Nickeledeon, Marvel dsb, maka saya pun yakin sebagain selimut itu berasal dari pabrik ini.

Owner pabrik ini yang ternyata adalah merupakan generasi ke-5 dari perusahaan selimut tertua dan terbesar di Jepang sana. Kecintaan dan kepedulian-nya kepada Indonesia lah yang membuat dirinya bertekad untuk bertahan di Indonesia meski untuk itu banyak hal yang telah beliau korbankan…sulitnya birokrasi, pungutan liar, premanisme,rugi, didemo, bahkan pernah nginep di hotel prodeo, bukan hal yang membuat nyalinya kecut, untuk itu saya tergugah dan tertantang untuk ikut membesarkan bisnis beliau di Indonesia…sebagai seorang penjual.

KEUNGGULAN SELIMUT JEPANG

1. Anti Bakteri dan jamur
Bahannya adalah bukan kapas seperti selimut kebanyakan yang ada di pasar, dan kemungkinan besar termasuk selimut berbulu yang anda pakai saat ini. Bahan selimut ini adalah benang Acrylic, dan kadang di kombinasi dengan Polyester. Bahan ini bukan media yang baik bagi perkembangan bakteri dan jamur.

Apakah Bahan ini membunuh Bakteri dan Jamur..? tepatnya bukan membunuh, tapi bakteri dan jamur tidak akan tumbuh pada bahan jenis ini karena didalamnya tidak mengandung bahan-bahan yang mensuplai makanan, akibatnya Bakteri dan Jamur itu akan mati.

Makanya selimut ini tidak akan bau tengik meski lama tidak dicuci. Hal yang sama bisa anda temukan juga pada Handuk-handuk yang anti bekteri yang biasa kita temukan pada hotel-hotel berbintang.

Kalau anda penasaran seperti apa benang Acrylic, anda bisa melihat detailnya di link ini “Benang Acrylic”

2. Warna Tahan Lama
Meski dicuci berkali-kali tidak akan pudar warnanya atau kumal. Karena sifat benang acrylic sendiri sangat kuat menyerap zat pewarna.

3. Permukaan SANGAT HALU dan LEMBUT
Semua produk selimut jepang ini sangat halus. Tingkat kehalusannya jauh melebihi kehalusan selimut yang umum di pasar saat ini. Termasuk selimut yang 80% Acrylic pun kehalusannya jauh melebihi kehalusan selimut berbulu yang ada di pasaran saat ini.

Sedangkan untuk produk yang paling halus yakni yang bahannya 100% Acrylic, kehalusan selimut ini tidak akan ada temukan padananya. Bahkan anda sendiri tidak bisa membayangkannya kecuali anda sudah menyentuhnya, pernah mengelus-elus kucing anggora..? ya..kira2 halusnya sedikit diatas itu..

4. Anti Alergi pada Kulit
Orang-orang kulitnya sensitif, biasanya ketika memakai selimut berbulu maka kulit terasa gatal-gatal dan merah-merah, dan bahan benang Acrylic ini termasuk bahan yang paling endah tingkat alerginya, dan kami sudah mendapat banyak customer yang menyatakan puas dan tidak timbul alergi meskipun sebelumnya sudah informasi kepada kami bahwa mereka termasuk orang yang mudah terkena lageri kulit.

5. Nyaman di Pakai (Tidak Gerah) atau bahasa jawanya “Tidak Perungsang”
Ketika ujung-ujung halus selimut ini menyentuh permukaan kulit, maka pada saat itu juga suhunya dengan cepat menyesuaikan dengan suhu permukaan kulit kita, dan inilah yang menyebabkan kita langsung merasa nyaman. Meski selimut ini dipakai di tempat yang panas, tetap tubuh kita merasa nyaman.
Kelebihan bahan seperti inilah yang sering disebut “Thermophysicaly Comfort”

6. Hasil Uji “Cabut Bulu” sangat Rendah
“Cabut Bulu” adalah metode pengukuran kualitas selimut secara internasional
Prosedurnya kira-kira ada alat penjepit dengan tekanan tertentu yang menjepit bulu-bulu selimut, dan ditarik, nanti bulu yang tercabut diitung dan prosentase dihitung.

Dari hasil uji, ternyata selimut Jepang ini bulu yang tercabut amat kecil. Dari sini bisa di terangkan bahwa gesekan-gesekan normal dengan tubuh atau, gesekan-gesekan selimutdengan kancing baju, atau pojokan tempat tidur, idak akan membuat bulu-bulu tercabut atau rontok.

Bagi penderita Asthma, selimut ini bisa membantu anda tidur dengan hangat tanpa perlu khawatir asma anda akan kambuh karena alergi dengan rontokan bulu-bulu halus yang masuk ke hidung anda. Kebetulan saya sendiri penderita asthma, yang peka sekali dengan benda-benda asing yang masuk ke hidung saya.

7. Mutu internasional /Produk Global
Selimut yang kami pasarkan ini adalah selimut yang biasa di export ke negara2 Eropa,Amerika,Jepang dan negara2 maju lainnya, sehingga untuk jaminan mutu jauh diatas harapan orang Indonesia.

Customer2 internasional yang memakai selimut ini adalah peritel-peritel consumers goods top dunia semisal
Contoh :

8. Ringan
Meskipun tingkat kehangatannya maksimal, selimut Jepang ini sangat ringan, misalnya yang paling besar saja beratnya hanya 2.5kg, bandingkan dengan selimut lokal yang bisa sampai 5 kg, sehingga mudah dibawa kemana-mana, misalnya di mobil anda karena anda hendak melakukan perjalanan jauh dan ingin tetap mendapatkan rasa hangat yang menyenangkan.

9. Mudah Di Cuci
Kenapa selimut ini mudah dicuci..? Karena sifat bahan Acrylic adalah Non Electrostatic, atau tidak bermuatan listrik sehingga tidak menarik debu-debu kedalam sela-sela bulunya. Debu-debu yang ada hanyalah menempel saja karena gravitasi dan tidak terikat erat, sehingga ketika di kibaskan mudah terlepaskan, atau kalau mau dicucipun sangat mudah, cukup caranya cukup direndam sektar 30 menit dalam larutan deterjan dan kucek ringan saja maka selimut sudah bersih.

catatan buat siapa aja :

Andrea Hirata dalam bukunya Laskar Pelangi, “Tapi yang pasti pengalaman selalu menunjukkan bahwa hidup dengan usaha adalah mata yang ditutup untuk memilih buah-buahan dalam keranjang. Buah apapun yang didapat kita tetap mendapat buah. Sedangkan hidup tanpa usaha adalah mata yang ditutup untuk mencari kucing hitam di dalam kamar gelap dan kucingnya tidak ada.” Saya terinspirasi oleh tulisan Andrea Hirata diatas juga oleh tulisan salah seorang anggota dan sesepuh TDA. Ibarat main bola, apalagi liga champion Eropah yang seru itu, kalo cuma jadi penonton kita tidak akan dapat apa-apa. Yang mendapat piala dan hadiah adalah pemain. Jadi, apa sih maksud loe, Ris? Saya ingin bilang bilang ke pembaca, apapun yang bidang yang anda geluti, jadilah pemain. Supaya anda merasakan ketatnya kompetisi, betapa perlunya usaha gigih, stamina kuat dan semangat pantang menyerah. Sudah seminggu ini saya jadi “pemain.” Saya mulai usaha menjajakan selimut jepang yang memang bermutu bagus ini. *bukan promosi tapi kenyataan* Anda ingin membuktikan kalo selimut jepang itu emang bagus, bahkan mungkin ingin membeli? Untuk sementara silahkan hubungi email saya yang ada di about. Nanti akan saya tampilkan beberapa foto dari selimut jepang, saat ini masih saya edit. Maklum, meminjam istilah Tukul saya masih katrok, ndeso dengan dunia internet, makanya tampilan blog ini masih semenjana.

Februari 25, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Peta Menuju Kaya

Membaca tulisan Beliau yang terdapat pada blognya bagi saya selalu mencerahkan. Selalu ada yang baru setiap saya berkunjung ke blog Bapak Fajar S. Pramono ini. Walau tidak setiap hari, bahkan kadang cuma sekali dalam satu bulan bisa berkunjung ke blog bankir ini, tapi setiap kunjungan saya merasakan ada saja yang bisa saya petik dari kunjungan itu. Tulisannya yang mudah dicerna, penyampaian dengan bahasa yang gampang dimengerti dan tulisan yang sedang, maksudnya tidak pendek dan tidak panjang, ya, sedang-sedang saja kalo menurut ukuran saya, telah membuat saya jatuh hati. Orang kalau sudah jatuh hati biasanya selalu punya keinginan untuk sesering mungkin melihat yang bikin dia jatuh hati tersebut. Begitu juga dengan saya, saya selalu usahakan untuk melongok blog Beliau setiap saya blogwalking.

Kunjungan terakhir saya ke blog Pak Fajar juga berhasil membawa oleh-oleh. Menurut saya akan sangat serakah sekali kalau oleh-oleh itu hanya saya makan sendiri. Oleh-oleh itu nyamleng dan mencerahkan. Isinya daging semua, —ini istilah Badroni Yuzirman dedengkot TDA yang sukses sebagai pengusaha busana muslim— sangat disayangkan daging yang enak itu bila tidak dinikmati saudara pembaca blog saya ini juga.

Oleh-oleh itu berupa tulisan yang disarikan dari buku The Balance Ways karangan M.K. Sutrisna Suryadilaga. Menurut Beliau hidup ini ibarat layaknya mengayuh sepeda. Kunci sukses mengayuh sepeda ada dua yaitu, tidak boleh terlalu lambat dalam mengayuh dan harus ada keseimbangan. Tanpa ada keduanya kita akan terjatuh.

Harus ada kecepatan minimal dalam mengayuh, agar kita tidak terjatuh. Artinya, sepeda harus terus berjalan, bergerak. Pelajarannya : agar hidup kita tetap “hidup”, kita harus terus bergerak. Gerakan pun harus ada “kecepatan minimal”-nya. Terlalu lamban, kita akan tergerus oleh persaingan, hingga hampir tak ada bedanya dengan “mati.” Stagnan. Tak pernah maju.

Kecepatan minimal dalam mengayuh, juga merupakan salah satu syarat agar keseimbangan terjadi. Kendatipun kayuhan kita sudah melewati batas minimal, tanpa keseimbangan, kita tetap akan terjatuh. Misal, setelah menghindari lubang, keseimbangan menjadi kacau. Dalam kondisi bergerak kencang pun, kita tetap akan jatuh. Bahkan, akibatnya bisa parah. Karenanya, keseimbangan menjadi sebuah kemutlakan.

Dalam hidup kita juga harus seimbang. Apa yang harus seimbang? Antara keduniawian dan keakheratan. Antara yang material dan spiritual. Bagaimana agar hidup ini seimbang? Dr. Kana Sutrisna, -begitu M.K. Sutrisna Suryadilaga biasa dipanggil- menawarkan konsep MAPP to RICH. Yakni Maximize Action, Planning, Pro-Poor, Ridha, Ichlas, dan Heart Voice.

Maximize Action
Maksimalkan usaha. Lakukan usahan secara keras, cerdas sekaligus ikhlas. Singkirkan hambatan, dan belajarlah dari kesuksesan sekaligus kegagalan orang lain.

Planning
Tetapkan tujuan, jangan sampai salah jurusan. Persiapkan segala sesuatunya dengan cermat.

Pro-Poor
Dekatkan diri pada orang yang kekurangan. Baik itu kekurangan materi, ilmu maupun spiritual. Berbagilah. Jadikan mereka salah satu obyek amalan utama kita. Yakinlah, akan ada keajaiban dari berbagi ini.

Ridha
Terimalah segala kondisi hidup ini dengan keridhaan. Carilah keridhaan Tuhan, dan mari kita juga menjadi orang yang ridha kepada-Nya. Dengan menjadi orang yang ridha, maka kita akan menjadi orang yang merdeka, optimis, penuh semangat dan bahagia.

Ichlas
“Memberi”-lah kepada Tuhan, memberilah kepada sesama, kepada alam, secara ikhlas. Tulus. Maka kita akan menjadi makhluk sosial yang sukses, “kaya”, ber-etos dan mampu menjadi problem solver.

Heart Voice
Dengarkan hati nurani. Jadikan hati nurani sebgai “panglima” dalam hidup kita, yang wajib diikuti perintahnya. Karena, hati nurani bersumber dari Tuhan yang Maha Benar. Jangan butakan hati, dan asahlah terus hati nurani ini.

Inilah peta menuju “kaya.” Peta yang sederhana kalo dibaca, tapi sangat berat bagi yang tidak terbiasa untuk mengaplikasikannya dalam hidup. Ayo, ayo…mari kita jalani peta menuju kaya ini. Saudara-saudara, ibu, bapak, kakak, adik, tante, om, wak haji, uda, uni, kakang, abang, lae, mas, mba, mamang sudahkan melaksanakan ajaran MAPP to RICH ini? Kalo belum memulai, ayo laksanakan dari sekarang gak usah tunggu besok. Eh, ngomong-ngomong, yang nulis udah melaksanakan ajaran ini belum? Tanyakanlah pada entok yang sedang kawin…..

Februari 16, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Posting hahaha…hihihi…

Dua posting terakhir bikin kening berkerut dan nambah kerutan di jidat. Walau tujuannya untuk kekuatan dan menjaga spirit tetap menyala, kalo bisa berkobar kayak pejuang empat lima, tetep aja abis membaca ntuh postingan gak bisa senyum, ketawa atau ngakak sambil gulingan.

Eh, kemaren baca tulisan tentang fatwa haram tentang rokok, banyak polemik di koran dan tv tentang itu. Berbagai ahli membahasnya, bermacam teori, dalil, alasan, pendapat dikeluarkan. Masing-masing pihak membenarkan pendapatnya, merekalah yang bener. Pihak lain salah, salah dan salah……dong.

Karena belum ada urusan dan kesibukan yang signifikan sempat juga liat2 tv. Di infotaiment ternyata banyak berita yang gak perlu. Kenapa gak diberitain kalo Alris lagi nyari sumber penghasilan gak terbatas?  Sedang artis anu kepala-nya kejedot tali jemuran aja bisa masuk tv? *ooohhh..ternyata saya belum jadi seleb*

Tadi siang (4 februari 2009) juga liat di tv dan baca-baca di internet kalo dirut pertamina dan wakilnya udah diganti. Heran, BUMN yang satu ini dalam jangka waktu sepuluh tahun udah ganti pimpinan puncaknya enam kali. Coba bandingkan dengan perusahaan sejenis di luar negeri, mana ada pergantian pimpinannya sebanyak itu. Petronas dalam jangka waktu 20 tahun hanya di pimpin oleh satu orang, bumn malaysia itu udah punya SPBU di Jakarta dan kita cuma bisa iri liat Petronas twin towers milik mereka. BP selama 12 tahun di komandani oleh satu manusia, dan mereka bisa hadir di negara-negara penghasil minyak dimuka bumi ini.  Setiap pimpinan sebagaimana jamaknya terjadi di negeri tercinta ini, bawa misi dan program kerja dhewek-dhewek. Gak tau visinya, punya apa gak, ya. Pantes gak maju-maju kata pakar dan komentator. *termasuk saya, wekeke…*

Daripada pusing mikirin yang gak perlu dan berpotensi nambah kerutan di muka dan pala makin botak, gugling nyari bacaan yang bisa bikin orang sebelah nyangka kita lagi gak waras. *biarin aja, yang penting fresh, bro* Habisnya, sih, senyum sendiri padahal melotot liatin layar kompie. Terima kasih mba cicaknemplok dkk dari fashionesedaily dot kom.

MANFAAT ROKOK

1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.

2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.

3. Mengurangi resiko kematian;dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.

4. Berbuat amal kebaikan;kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.

5. Baik untuk basa-basi / keakraban; Kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya nawarin uang kan boros.

6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.

7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.

8. Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya, sehingga seolah-olah berkabut.

9. Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum.

10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap
api.

11.Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten.

12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah; batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yg lulus).

13. Untuk indikator kesehatan; biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.

14. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok !

15. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.

16. Anti maling, Suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir penjahat.

17. Membantu shooting film keji, Rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat di kursi…
“hahaha… penderitaan itu pedih Jendral..!!!”

18. Film cowboy pasti lebih gaya kalo ngerokok sambil naek kuda, soalnya kalo sambil ngupil susah betul.

19. Teman boker yg setia

20. Sebagai pengganti pelubang kertas saat emergency

21. Membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru.

Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok.
70%-nya bukan perokok..!!
Maka merokoklah agar masuk ke golongan yg lebih sedikit itu :-)
Terima Kasih

MANFAAT DAN JENIS IKAN PILIHAN ANDA SAMA SEPERTI SELERA ANDA MEMILIH WANITA IDAMAN? BETUL???

IKAN SALMON
Bentuknya ramping, indah, dagingnya pink muda dan enak dimakan. Tapi sayangnya mahal, soalnya masih import. INI WANITA KARIR……..

IKAN SAPU-SAPU
Jenis ini murah dan selalu nempel dikaca akuarium. Kalo udah nempel, susah banget lepasnya. INI CEWEK SMU……..

IKAN LELE
Kalo yang ini harganya murah dan bisa dimakan kapan saja.
Tapi hati-hati, ada patilnya loh. INI CEWEK PANGGILAN…….

IKAN ARWANA
Kalo yang ini senangnya bolak balik di akuarium memperlihatkan kesombongan dan keangkuhan karena dia tau tubuhnya indah, langkahnya lemah gemulai memancing mata nakal yg melihatnya dimanapun dia bergaya. So pasti harganya sangat mahal kalau ingin memilikinya, dan belum tentu yang punya kasih….INI CEWEK PERAGAWATI DAN ARTIS SINETRON……..

IKAN MAS KOKI
Nah, ini juga jenis ikan lumayan mahal, indah bentuknya, warnanya & lenggak-lenggoknya. Sayangnya hanya bisa dikagumi, tak bisa dimakan, karena ikan hiasan…..INI BINI ORANG…….

IKAN TERI
Rasanya asin, murah, bentuk dan rasanya begitu-begituuu…saja. Selalu enak dimakan kalau lagi tidak ada sayur atau tidak ada lauk yang lainnya…….INI BINI SENDIRI… *banyak yang manyun abis baca ikan teri  :D *

Belum ada Judul….(Jam dari Indonesia)

Ada serombongan manusia yang sedang menunggu masuk di pintu neraka. Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat malaikat yang bertugas di sana. Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknya yang terlihat di bandara udara saja. Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia ini. Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untuk berbagai kota tujuan, jam dinding di neraka juga berbeda kecepatan putarannya.

Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada malaikat di sana mengapa hal itu terjadi. “Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuran pejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup.”
Sang malaikat menjelaskan, “Semakin jujur pemerintahan negara Anda, jam negara Anda di sini semakin lambat. Sebaliknya semakin korup pejabat pemerintah negara Anda, semakin cepat pula jalannya.”

“Coba lihat,” kata seorang yang sedang antri kepada yang lainnya, “Jam Filipina berputar kencang. Berarti memang benar Marcos banyak korupsi tuh.”
“Itu lagi, itu lagi,” seru yang lainnya, “Jam Kongo, negaranya Mobutu Seseseko berputar tidak kalah cepat dari jam Philipina.”
Mereka semua terlihat menikmati pengetahuan baru itu. Tapi mereka mencari-cari, di mana gerangan jam Indonesia. Salah seorang dari mereka memberanikan diri menanyakan kepada malaikat tadi.
“Oh, jam Indonesia ….. Kami taruh dibelakang dapur. Sangat cocok dijadikan kipas angin!”, jawab sang malaikat

Februari 5, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Air Mendidih

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk dipanci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?” “Wortel, telur, dan kopi,” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.

Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?” Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?”

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu. Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?

Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

catatan : tulisan yang bagus yang saya temukan di salah satu milis. sengaja di posting untuk membesarkan hati yang sedang gamang.

Februari 3, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

90/10

Apa Rahasia 90/10? 10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita. 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi / memberi respon. Apa artinya?

Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini.

Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90%! Bagaimana? Dengan reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita! Mari lihat sebuah contoh.

Engkau sedang sarapan bersama keluarga. Adik perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Engkau tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu. Apa yang terjadi kemudian akan ditentukan oleh bagaimana engkau bereaksi. Engkau mengumpat. Engkau dengan kasar memarahi adik mu yang menumpahkan kopi. Dia menangis. Setelah itu, engkau melihat ke istrimu, dan mengkritiknya karena telah menaruh cangkir kopi terlalu dekat dengan tepi meja.

Pertempuran kata-kata singkat menyusul. Engkau naik pitam dan kemudian pergi mengganti kemeja. Setelah itu engkau kembali dan melihat adik perempuan mu sedang menghabiskan sarapan sambil menangis dan siap berangkat ke sekolah. Dia ketinggalan bis sekolah. Istrimu harus segera berangkat kerja. Engkau segera menuju mobil dan mengantar adik mu ke sekolah. Karena engkau terlambat, engkau mengendarai mobil melewati batas kecepatan maksimum. Setelah tertunda 15 menit karena harus membayar tilang, engkau tiba di sekolah. Adikmu berlari masuk. Engkau melanjutkan perjalanan, dan tiba di kantor terlambat 20 menit, dan engkau baru sadar, bahwa tas kerjamu tertinggal.

Hari-mu begitu buruk. Engkau ingin segera pulang. Ketika engkau pulang, engkau menemukan ada hambatan dalam hubungan dengan istri dan adikmu. Kenapa? Karena reaksimu pagi tadi. Kenapa hari mu buruk?

A. Karena secangkir kopi yang tumpah?

B. Kecerobohan adikmu?

C. Polisi yang menilang?

D. Karena dirimu sendiri?

Jawaban-nya adalah D.

Engkau tidak dapat mengendalikan tumpahnya kopi itu. Bagaimana reaksi-mu 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan hari mu menjadi buruk.

Ini yang mungkin terjadi jika engkau bereaksi dengan cara yang berbeda. Kopi tumpah di kemejamu. Adikmu sudah siap menangis. Engkau dengan lembut berkata, “Tidak apa-apa sayang, lain kali kamu lebih hati-hati ya.” Engkau pergi mengganti kemejamu dan dan tidak lupa mengambil tas kerjamu. Engkau kembali dan melihat adikmu sedang naik ke dalam bus sekolah. Istrimu menciummu sebelum engkau berangkat kerja. Engkau tiba di kantor 5 menit lebih awal, dan dengan riang menyalami para karyawan. Atasanmu berkomentar tentang bagimana baiknya hari ini buat mu.

Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan berbeda. Kenapa? Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi. Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.

catatan : disadur dari satu tulisan yang didapat secara gratis di dunia maya. sebenarnya gak gratis juga, karena saya mesti bayar sewa warnet. yang punya tulisan, ayo ngacung.


Januari 31, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Belut

Masakan Papan Atas nan Bergengsi

Belut (Monopterus albus) adalah salah satu sumber energi dan protein yang sangat potensial. Saat ini belut bukan hanya dikonsumsi oleh orang-orang pedesaan di Indonesia. Rasanya yang lezat dan tingginya kandungan protein yang terdapat di dalam dagingnya ternyata telah menghipnotis dan bikin kecanduan penduduk dinegara-negara Jepang, Hongkong, Cina, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan dan Singapura. Negara tersebut merupakan negara pengkonsumsi belut paling besar di Asia. Di negara-negara seperti Italia, Perancis, Spanyol, Belanda, Denmark, Inggris, Australia, dan Selandia Baru sudah menjadikan belut sebagai menu tambahan dalam setiap hidangan. Bahkan bangsa Jepang melirik belut untuk mendapatkan sedikit kenyamanan ketika musim panas melanda. Memakan belut sayur atau rebus selama musim panas, terutama ketika masa “Doyo Ushi no Hi.” Sejak lama belut dipandang sebagai cara efektif untuk melawan hawa panas, dihidangkan di atas mangkuk nasi dan disiram kuah saus. Karena belut mengandung protein kadar tinggi, maka menyantapnya ketika musim panas salah satu cara untuk meningkatkan energi yang terkuras. Ketika musim panas melanda negeri itu, nafsu makan hilang gara-gara udara panas. Dalam setahun bangsa matahari terbit, menetapkan satu hari sebagai Hari Belut. Saat itulah para koki terampil dari restoran-restoran khusus bangun pagi-pagi sekali untuk merebus belut. Bahkan ada yang memasak belut sampai 1000 ekor. Ganbatte, yo. *uuueedan, tenan* Bagi masyarakat Eropa, belut merupakan masakan papan atas yang hanya bisa ditemui di hotel berbintang dan restoran mewah. Tentunya, hidangan ini tidaklah murah harganya. Berdasarkan hal itu, tak ayal jika bisnis belut makin hari makin meningkat. Untung gua gak tinggal di Eropa, sehingga dengan beberapa ribu rupiah saja sudah bisa menikmati maknyus-nya masakan belut. ;)

Sumber Energi dan Protein

Menilik kandungan energi dan gizi yang ada pada belut juga cukup tinggi. Belut mempunyai nilai energi 303 kkal per 100 gram daging. Dibandingkan telur dan daging sapi, nilai energi belut jauh lebih tinggi. Bandingkan, nilai energi telur (162 kkal/ 100 g tanpa kulit) dan daging sapi (207 kkal per 100 g). Oleh karena itu belut sangat baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Nilai protein pada belut lebih tinggi dibandingkan telur. Nilai protein ini hampir setara dengan daging. Nilai protein belut adalah (18,4 g/ 100 g,) nilai protein daging (18,8 g/ 100g,) sedangkan nilai protein telur (12,8 g/100 g). Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga manula. Protein belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu leusin, lisin, asam aspartat, dan asam glutamat. Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen pada orang dewasa. Leusin juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot. Asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter. Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG). Kandungan arginin (asam amino nonesensial) pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Mineral dan Vitamin

Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/ 100g). Konsumsi 125 gram belut setiap had telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu. Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke. seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Itulah yang menyebabkan gejala utama kekurangan zat besi adalah lemah, letih, dan tidak bertenaga. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi. Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor hares berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi. Fungsi utama fosfor adlaah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyal dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya. Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan. Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan prows reproduksi. Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.

Lemak

Meskipun mempunyai nilai gizi yang tinggi, kandungan lemak pada belut cukup tinggi, yaitu mencapai 27 g per 100 g. Lebih tinggi dibandingkan lemak pada telur (11,5 g/100 g) dan daging sapi (14,0 g/100 g). Walaupun kadar lemaknya tinggi, belut tidak perlu dihindari dalam pola makan kita. Bagaimanapun, lemak memegang peran penting sebagai somber kelezatan, sumber energi, penyedia asam lemak esensial, dan tentu saja sebagai pembawa vitamin min larut lemak (A, D, E dan K). Pada lemak ikan terdapat vitamin D yang cukup tinggi, yaitu 10 kali lipat dibandingkan bagian dagingnya dan 50 kali lipat vitamin D yang terdapat pada susu. Vitamin D sangat berguna bagi tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dan menghalanginya dad proses resorpsi (pelepasan kalsium dad tulang). Upaya untuk mengurangi kadar lemak pada belut adalah dengan cara dipanggang di atas bara api. Proses pemanggangan akan menyebabkan lemak mencair dan keluar dari daging belut, menetes ke bara api. Sebaiknya belut tidak diolah dengan cara digoreng, agar kadar lemaknya tidak bertambah banyak. Seperti pada jenis ikan lain, belut juga mengandung asam lemak omega 3. Kadar omega 3 pada lemak ikan, termasuk belut, sangat bervariasi tetapi berkisar antara 4,48 persen sampai dengan 11,80 persen. Kandungan omega 3 pada ikan, tergantung kepada jenis, umur, ketersediaan makanan, dan daerah penangkapan. Dan hasil penelitian, diketahui bahwa bagian tubuh ikan memiliki lemak dengan komposisi omega 3 yang berbeda-beda. Kadar omega 3 pada bagian kepala sekitar 12 persen, dada 28 persen, daging permukaan 31,2 persen, dan isi rongga perut 42,1 persen (berdasarkan berat kering).

Belut dan Jengkol

Nah, saudara-saudara mikir apalagi, hayo kita makan dengan lahap hidangan masakan belut. Mau digoreng, digulai, dipepes atau dibakar… monggo. Sesuai kesukaan dan selera masing-masing. Dan jangan lupa ditambah semur jengkol, pasti rasanya top markotop. *lho, jengkol kok ikutan* Mertua lewat juga gak bakalan keliatan *mertua lewat jalan depan rumah, saya makan di ruang makan deket dapur, hayo gimana bisa keliatan..*

referensi : – Tabloid SENIOR  – http://iswadi37.wordpress.com   – http://agromedia.net/

catatan penting : tulisan ini juga bisa dilihat, dibaca dan silahkan di copy paste semau ente di http://alrisjualan.blogspot.com

Januari 29, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar

Binatang Piaraan Dilepas ke Hutan Belantara

Terus terang saat pertama kali dikasih tau bos, bahwa kontrak saya tidak diperpanjang, saya merasa gamang. Sejak merantau dari kampung halaman, awal di Jakarta sempat menjajal kehidupan ikut saudara sepupu sebagai pedagang kakilima di jalan Fachrudin Tanah Abang. Sejak diterima bekerja disalah satu perusahaan konsultan sipil sebagai yunior site supervisor otomatis profesi yang sering main kucing-kucingan dengan aparat tramtib –saat itu satpol PP belum kesohor– itu ditinggalkan. Gila aja, ada bos perusahaan yang mengijinkan anak buahnya nyambi jadi pedagang kakilima sekaligus karyawan. Itu tidak mungkin. Coba, gimana mau ngatur waktunya kehadiran satu orang dalam satu waktu yang sama ditempat berbeda. Dan saya bukan malaikat, dedemit atau setan yang bisa hadir secepat kilat disuatu tempat. Makanya pekerjaan di sektor informal dengan sangat senang hati saya tinggalkan ketika itu. Mulailah kehidupan saya sebagai karyawan alias anak buah bos yang punya perusahaan. Saya jalani fase kehidupan itu dengan senang hati, suka dan duka.

Sekian tahun hidup sebagai orang gajian dan berpindah-pindah perusahaan ternyata tidak mengasah kemampuan untuk hidup fight seperti binatang buas di rimba hutan belantara. Hidup sudah menggantungkan diri kepada orang yang memberi gaji setiap bulan. Seperti hewan piaraan yang menunggu jatah makan pada waktu yang sudah terjadual, begitulah tiap bulan selalu mengharapkan gajian dengan perasaan gembira. Sebelum uang gajian itu sampai ke tangan terbayang sudah kewajiban yang sudah harus dipenuhi dan mau diapakan uang yang tersisa.

Sekarang gaji yang otomatis masuk setiap tanggal 25 ke rekening milik saya di salah satu bank pemerintah itu otomatis juga berhenti. Lha, wong bukan karyawan lagi. Masa, sih, perusahaan mau berderma tiap bulan ke mantan karyawannya. Perusahaan sudah beramal tiap bulan dan tiap tahun kepada Negara dengan membayar pajak berupa pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak bumi & bangunan, pajak barang mewah, dan pajak-pajak lainnya yang saya tidak ngerti. *saya kan bukan bekas pegawai yang ngurusin pajak perusahaan* Imbauan buat aparat pajak dan pemerintahan, bila perlu berlakukan pajak progresif. Bila satu keluarga sudah punya satu mobil pribadi kemudian nambah mobil lagi, maka pajak mobil pribadi selanjutnya diberlakukan dua kali lipat atau lebih dari pajak yang seharusnya. Bila suami sudah punya satu istri lalu nambah istri lagi, maka waktu ijin nikah yang kedua atau berikutnya berlakukan biaya nikah berlipat-lipat dan harus ada uang jaminan untuk biaya hidup istri tua dan anak-anaknya. *kalo gagasan yang kedua ini pasti disokong habis-habisan sama ibu-ibu sebagai istri tua, soalnya bapak-bapak yang suka kawin batambuah demen dan doyannya pasti sama yang muda. Tul gak buuu….* Lho, kok tulisannya ngomongin pajak dan nambah istri segala. Baiklah, saya luruskan dan kembali ke khittah awal postingan ini, sebelum tulisannya jadi ngaco dan menghasut…..

Jadi begitu kontrak kerja saya gak diperpanjang, saya mengibaratkan diri saya seperti binatang piaraan yang dilepas ke hutan rimba belantara yang ada di pedalaman Afrika. Coba, pikir saudara-saudara gimana gak fobi. Selama ini terbiasa dengan asupan yang reguler, sekarang harus fight. Tapi saya yakin dengan salah satu quote dari Napoleon Hill, “Jika salah satu pintu tertutup pintu lain akan terbuka.” Tugas saya-lah sekarang untuk tidak larut meratapi pintu yang tertutup itu.

Disaat gamang alias fobi itu seseorang yang waras dan berfikir jernih biasa punya pegangan untuk pedoman dalam menghadapi kehidupan selanjutnya. Ada yang berpegang pada ajaran agama, nasihat yang disampaikan oleh tokoh-tokoh terkenal melalui buku, semangat dari rekan-rekan yang memberikan pencerahan dan lain sebagainya. Kalau saya jelas bukan berpegangan pada tembok atau pohon, saya masih waras bro. Apalagi pada ramalan mama rolen atau ki joko rogo. Jelas saya gak mau, karena menghabiskan pulsa dan itu jelas-jelas tipuan kelas rendahan. Lha, wong yang menjawab bukan orang tapi mesin. *hai, para pengirim sms ke nomor telepon empat angka yang sering muncul di tv, hari geneee mau aja loe ditipu*

Saya sangat beruntung membeli buku karangan ‘Aidh al-Qarni yang berjudul La Tahzan. *belinya separoh dari harga buku itu yang dipajang oleh toko buku GM, lariskan buku murah…*  Ada satu karangan Beliau dalam buku itu yang saya baca berulangkali. Karangan dengan judul “Yang Lalu Biar Berlalu” itu terasa sangat pas bagi saya untuk penyemangat dalam melanjutkan kehidupan. Baiklah saya kutipkan salah satu paragraf dalam karangan itu.

“Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.”

Catatan gak penting. Harap dimaklum, jika nanti postingan baru saya lama gak muncul itu ada sebabnya. Laptop yang dipinjamkan ama mantan kantor terhitung sejak hari ini jumat, 23 Januari 2009 secara resmi telah diserahkan kembali kepada yang punya. Siapa yang punya? Ya, jelas mantan kantor dong. *Hiks.hiks..hiks…. nulis lagi pake tangan diatas buku tulis, rental komputer salin ke flashdisc, rental warnet lalu posting. Ternyata panjaaang…prosesnya untuk posting nanti*  Ada yang mau menghibahkan laptop bekas pakainya ke saya? Berkenanlah menghubungi email saya……


Januari 23, 2009 Ditulis oleh alrisblog | Uncategorized | | & Komentar