Offer

Agustus 28, 2015

Sebagaimana yang saya tulis dalam posting berjudul Harta Karun saya mendapatkan boxset (berisi lima eksemplar) novel Sekuntum Nozomi dengan harga relatif murah di salah satu toko buku terkenal. Berhubung dalam waktu satu bulan ke depan saya belum akan membaca novel tersebut, -karena saya masih harus menyelesaikan membaca 4 buah buku- maka saya akan menjual boxset itu.

Saya menawarkan boxset novel Sekuntum Nozomi kepada pembaca. Harganya Rp.100,000 (seratus ribu rupiah) + ongkos kirim dari Ambon ke alamat pembeli. Saya beli boxset novel tersebut dari toko buku seharga Rp.130,000,-. Jika serius mau beli dan pecinta buku, kirimkan penawaran bahwa anda berniat mau beli boxset itu berserta alamat anda lewat email ini : alris587@gmail.com. Pembayaran via transfer setelah boxset anda terima. Saya yakin anda sebagai pembeli adalah orang jujur sehingga tidak akan menipu.

Jika terdapat lebih dari seorang yang berminat untuk membeli boxset tersebut, maka saya akan memilih yang lebih dulu mengajukan penawaran pembelian. Demikianlah woro-woro ini disampaikan semoga yang membeli senang dan puas.

boxset Sekuntum Nozomi

 

 

Terima Kasih

Agustus 17, 2015

Yakinlah seratus prosen perbuatan dengan niat baik akan dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Segalanya. Banyak orang mengatakan begitu, sebagaimana banyak orang memberikan kesaksian tentang hal itu. Saya juga sudah membuktikannya. Anda percaya? Ya, wajib percaya. Gak percaya juga gak apa-apa.

Sebagaimana posting saya sebelumnya, saya berkeinginan pada lomba tilawatil alquran antar kampung yang diadakan di kampung saya dalam bulan ramadhan tahun 1436 H ini hadiah untuk pemenang kesatu berupa kambing ketimbang uang tunai. Ternak kambing betina bisa digunakan sebagai investasi yang bila dipelihara dan beranak akan memberikan nilai bertambah tiap tahun. Memberikan kambing betina  sebagai hadiah bagi orang kampung tentu lebih aman sebagai investasi daripada uang tunai. Kawan, percayalah jaman sekarang godaan untuk membeli gadged terutama handphone telah mengalahkan akal sehat. Godaan itu bahkan telah jauh masuk ke pelosok kampung sekalipun. Bayangkanlah seorang anak yang baru memasuki masa remaja, yang selama ini kebutuhan finansialnya 100% bergantung kepada orang tua, tiba-tiba dapat uang lumayan besar. Menurut saya, hal pertama yang akan dilakukannya adalah memikirkan beli gadget.

Nah, supaya uang hadiah sebagai pemenang musabaqoh tilawatil alquran itu bermanfaat lebih baik, saya usulkan kepada panitia musabaqoh tilawatil alquran di kampung supaya pemenang kesatu hadiahnya satu ekor kambing betina. Usul saya diterima. Dan saya menggalang dana untuk membeli kambing itu dari pembaca blog saya.

Saya bersyukur karena pembaca blog saya banyak yang memberikan dukungan berupa ucapan semangat dan doa. Dari sekian banyak pengunjung blog saya ada empat orang yang memberikan donasi. Satu blogger berdomisli di Jakarta, satu blogger orang Indonesia bertempat tinggal di salah satu negara di Eropah, satu blogger anonim dan satu blogger lagi…saya sendiri. Jumlah uang terkumpul kurang dari separoh dari yang ditargetkan. Tapi tidak apa-apa, yang penting niat untuk beli kambing betina kesampaian. Bahkan kata sipemilik kambing betina itu dalam keadaan hamil. Mungkin karena niat baik dan peruntukan baik akhirnya sipemilik mendiskon harga penjualan. Alhamdulillah. Terima kasih buat semuanya: donatur, bapak sipenjual kambing dan pembaca.

Berikut adalah beberapa foto kegiatan musabaqoh tilawatil alquran yang diadakan di kampung saya. Foto ini saya dapatkan dari salah satu panitia.

para pemenang

para pemenang

peserta

peserta

hakim

lelang singgang ayam

lelang singgang ayam

panitia

Peserta musabaqoh tilawatil alquran kali ini paling senior masih kelas tiga sma, yang paling muda masih sekolah di sekolah lanjutan pertama. Atas permintaan nama dua donatur tidak saya sebutkan disini, juga jumlah donasinya. Saya menghormati keputusan mereka.

Harta Karun

Agustus 4, 2015

Terkadang Tuhan memberikan sesuatu itu dengan cara di luar nalar dan tidak disangka. Kadang kita tidak perlu berusaha keras untuk mendapatkannya. Jika merunut kepada otak kiri yang penuh perhitungan dan runtut, apa yang saya dapatkan hari selasa 4 Juli 2015 lalu harusnya tidak terjadi.

Seperti biasa kalau sudah jam 12 siang perut sudah menagih minta diisi. Karena teringin makan dengan banyak sayur saya harus berjalan kaki dari proyek menuju warung makan yang berada di seberang MCM (Maluku City Mall). Tadi pagi sewaktu lewat di depan warung makan itu saya lihat ada soto, goreng tahu, goreng tempe, perkedel jagung dan gulai kuning (biasanya berisi terong dan ikan laut). Memang menuju warung makan itu saya harus melalui MCM. Entah kenapa tanpa direncanakan terlebih dahulu sampai di pintu masuk bagian belakang MCM saya justru masuk mall itu. Sampai di dalam saya langsung menuju lantai dua menuju toko buku Gramedia dengan maksud hendak membeli atlas Maluku. Sudah berbilang bulan di Ambon, saya ingin mengetahui pulau-pulau di Propinsi Maluku. Di bagian luar toko buku itu saya singgah sebentar melihat buku murah dengan potongan harga cukup besar.

Saya sudah cukup sering mampir melihat buku yang di display terbuka dibagian luar toko Gramedia itu, dan sudah beli beberapa buku. Kemaren itu saya menemukan boxset novel Sekuntum Nozomi. Tanpa pikir panjang saya langsung ambil dan bawa ke kasir. Ternyata harga boxset novel Sekuntum Nozomi itu sangat murah, hanya Rp.130k. Buku dengan tebal 10 cm (semua buku) dengan lima eksemplar dengan harga segitu murah sekali. Jadi kalo harga  dibagi rata, maka tiap buku berharga Rp.26k. Murah sekali, lebih murah 4k dari harga satu porsi makan malam di warung tenda Lamongan dengan menu goreng ayam. Boxset itu terdiri dari : Sekuntum Nozomi 1, Sekuntum Nozomi 2, Sekuntum Nozomi 3, Sekuntum Nozomi 4 dan Sekuntum Nozomi 5.

Saya sejak setahun berselang sudah mencari boxset novel ini di beberapa toko buku di Jakarta. Pernah ketemu di Gramedia Blok M, tapi harganya saat itu masih mahal menurut isi kantong saya ketika itu. Nah, ketemu boxset kemaren dengan harga murah itu bagi saya ibarat menemukan harta karun. Buku novel yang saya impikan akhirnya dapat juga.

sekuntum nozomiBeberapa resensi mengatakan Sekuntum Nozomi adalah roman dan sketsa masyarakat, fiksi berdasarkan fakta (mengetengahkan KKN, hubungan pri-nonpri, birokrasi, diskriminasi, dll. termasuk tragedi Mei ’98). Saya jadi tak sabar untuk membacanya. Tapi saya memang harus bersabar dulu, karena masih ada empat buku yang harus saya selesaikan membacanya. Seluruh royalti boxset itu disumbangkan untuk amal.

Kembali ke paragraf pertama, jika saya langsung ke warung makan tanpa mampir di MCM, maka saya kemungkinan tidak akan mendapatkan boxset novel Sekuntum Nozomi. Karena bisa jadi misalnya boxset itu keburu dibeli orang lain. Intuisi mengarahkan kaki  saya memasuki mall, maka kun fayakun. Intuitif adalah salah satu fungsi otak kanan. Kawan, seringlah menggunakan otak kanan, maka keajaiban diluar nalar akan terjadi, Insya Allah.

 

 

Mari Beramal

Juni 28, 2015

Tak terasa sudah satu bulan dua minggu blog ini tidak di-update dengan posting baru. Setiap kali masuk komentar dari pembaca blog saya sudah pengen untuk update dengan posting baru. Setiap kali ingin update rasa malas menulis langsung menyergap diri saya. Memang malaslah yang jadi faktor utama mengapa lama nian blog saya ini tidak di-update.

Kerja di lapangan di alam terbuka dengan kondisi cuaca yang kadang panas kadang hujan ternyata berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Kalo panas serasa kebakar badan. Mungkin ini karena tempat kerja di pinggir laut panasnya jadi lebih. Jika hujan lumayan adem, tapi harus tetap kerja. Ditambah lagi harus banyak berdiri dan mondar-mandir sejak jam delapan pagi sampai jam sembilan atau sepuluh malam. Bahkan pernah bekerja sampai jam dua belas malam. Terus terang dengan kondisi seperti itu membuat daya tahan tubuh gampang cepat merosot. Saya cepat merasa lelah. Badan capek. Kalo malam saya cepat sekali mengantuk. Jadi begitu nempel ke kasur gak berapa lama saya pasti sudah tertidur. Istilahnya pelor, nempel langsung molor, hehe… Lalu bangun-bangun sudah pagi. Waktu untuk menulis hampir tidak ada. Sebenarnya waktu untuk menulis teramat banyak, cuma manajemen waktu saya teramat kacau.

tuh...dipinggir laut

tuhkan… dipinggir laut dan mau hujan nih

kalo panas begini bikin badan cepat dehidrasi

kalo panas begini bikin badan cepat dehidrasi

Setelah team bekerja keras dan sudah menyelesaikan pekerjaan bored pile sebanyak 154 titik akhirnya untuk sementara waktu pekerjaan di hold. Pekerjaan dihentikan sementara karena setelah dilakukan PDA Test ternyata Daya Dukung Aksial Tiang tidak tercapai seperti yang direncanakan. Untuk itu dilakukan redesign terhadap pondasi. Nah, sambil menunggu pekerjaan dilanjutkan adalah waktu banyak untuk membuat tulisan dan diposting di blog saya yang tanpa tema ini.

Beramal Yuk..!

Setiap memasuki bulan ramadhan ini saya selalu terbayang masa kecil waktu di kampung dulu. Banyak kenangan masa kecil yang selalu tersimpan di memori saya. Salah satunya adalah kegemaran saya mengunjungi musabaqoh tilawatil quran (di kampung saya di sebut perlombaan) yang diadakan tiap kampung. Pesertanya adalah utusan kampung atau surau yang ada di kampung tersebut. Kalo di kampung tersebut tidak ada surau maka peserta adalah utusan kampung. Biasanya peserta yang seperti ini belajar mengajinya di kampung tetangga. Tapi kalo ada surau di kampung tersebut maka dia adalah utusan surau yang mewakili kampung. Umur peserta musabaqoh tilawatil quran antar kampung ini biasanya dibatasin mulai dari kelas 5 atau 6 sekolah dasar maksimal masih mengikuti pendidikan di sekolah menengah pertama (smp /mtsn). Dimasa jeda musabaqoh tilawatil quran itu, yaitu sekitar jam 00.00 s/d 01.30, ada lelang singgang ayam (ayam panggang versi kampung). Dana yang terkumpul dari lelang ini digunakan untuk pembangunan surau dan kegiatan pemuda.

singgang ayam

singgang ayam, foto dari sini

Yang menarik adalah hadiah untuk pemenangnya. Jaman dulu saya kecil hadiah untuk pemenang pertama adalah seekor kambing berumur lebih kurang enam bulan. Lalu hadiah pemenang kedua dan hadiah pemenang ketiga biasanya perangkat rumah tangga seperti alat memasak, bahkan juga ada selimut. Tapi hadiah kedua dan hadiah ketiga itu masih ditambah duit sekedarnya.

Nah, jaman berganti. Sejak beberapa waktu, sudah puluhan tahun, hadiah untuk pemenang musabaqoh tilawatil quran antar kampung itu sudah berbentuk uang tunai. Pemberian uang tunai ini sebagai hadiah sah-sah saja. Tapi bagi saya pribadi pemberian hadiah yang baik itu adalah berbentuk barang yang bermanfaat atau binatang ternak yang bisa jadi modal yang terus berkembang. Kalo hadiah uang di jaman yang materialis ini godaan untuk menggunakannya untuk hal yang tidak bermanfaat sangat besar. Untuk anak umur 13 tahun uang itu bisa jadi untuk memenuhi keinginannya, bukan untuk memenuhi kebutuhannya. Misal beli gadget , atau bahan konsumtif lainnya yang tidak perlu. Saya prihatin dengan perilaku konsumtif non selektif yang sudah merambah sampai ke kampung.

Pada musabaqoh tilawatil quran yang akan diadakan dalam bulan ramadhan tahun ini di surau di kampung, saya berkeinginan untuk hadiahnya bukan lagi berbentuk uang, tapi barang yang bermanfaat, tidak gadget. Hadiah untuk pemenang kesatu adalah seekor kambing. Keinginan sudah saya sampaikan ke panitianya dan gayung bersambut. Jadi masalah adalah uang untuk membeli kambing tersebut. Diperlukan uang sejumlah lebih kurang dua juta rupiah untuk membeli seekor kambing betina muda (kalo uangnya nanti ada kelebihan alias beli kambing kurang dari dua juta rupiah, maka sisanya itu akan disedekahkan untuk pembangunan surau). Mengandalkan hasil iuran di kampung yang penduduknya 99,999% petani membutuhkan waktu lama.

Untuk itu dengan niat baik ada kesempatan bagi pembaca blog saya untuk ikut berpartisipasi menyumbang uang untuk pembelian kambing satu ekor. Silahkan menyumbang berapapun anda mau dan ikhlas. Insya Allah saya amanah, sumbangan itu saya sampaikan ke panitia nun jauh berada di Muaralabuh, Solok Selatan, Sumatera Barat.  Sumbangan bisa ditransfer ke nomor rekening 09482 01359 BCA Rawamangun atas nama Yafni Alris. Bagi peyumbang mohon konfirmasi ke alris587@gmail.com jika uang sudah ditransfer, sebutkan nama dan jumlah uang yang disumbang. Saya tidak akan publish jumlah uang yang disumbangkan. Sumbangan paling lambat saya terima tanggal 11 Juli 2015.

Bagi tujuh penyumbang akan mendapatkan hadiah buku gratis novel klasik karangan Buya Hamka. Teristimewa tiga penyumbang terbesar disamping buku novel ada tambahan hadiah satu buah batu akik jahanam yang berasal dari Ternate. Foto batu akik jahanam Ternate seperti dibawah ini.

siap dikirim ke 3 orang penyumbang

siap dikirim ke 3 orang penyumbang terbesar

Pada posting periode lalu yang mendapatkan buku gratis adalah : mondasiregar.wordpress.com , atapermata.wordpress.com , dan shiq4.wordpress.com. Selamat kepada pemenang, hadiah sudah diterima masing masing pemenang.

 

 

 

 

Menikmati Pisang Goreng & Singkong Goreng, Water Blow dan Gulai Kakap Merah di Santai Beach Latuhalat

Mei 16, 2015

Sudah tiga minggu saya di Ambon City of Music. Sehari-hari yang saya lihat adalah pantai landai dengan ombak yang relative kecil. Pengen menikmati keindahan pantai dan lautnya dengan suasana beda akhirnya kesampaian juga.  Maka yang kami nikmati hari minggu 10 Mai kemaren adalah pantai dengan ombak bergulung menghantam dinding pemecah ombak. Ombak itu berasal dari laut lepas nun jauh di laut Banda.

kondisi pantai jam 13.00 wit, ombak belum besar

kondisi pantai jam 12.00 wit, ombak belum besar

Santai Beach, begitulah orang di Ambon menyebut. Terletak di Dusun Ukuhuri Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe. Pantai ini berjarak lebih kurang 7 km dari pusat kota Ambon (ini jarak kira-kira, karena saya tidak mencatat jarak yang ditempuh menggunakan mobil). Kalau anda mau menuju Pantai Natsepa yang sudah terkenal itu, pantai ini berada sebelumnya. Memang tidak ada plang nama petunjuknya. Tapi pantai ini sudah cukup beken juga, jadi cukup anda bertanya kepada penduduk setempat untuk menuju tempatnya.

ketika ombak belummenggila nikmati berenang agak ke tengah

ketika ombak belum menggila nikmati berenang agak ke tengah

Ketika kami sampai di pantai tersebut waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 wit. Ombak masih belum begitu besar. Pengunjung masih berani untuk berenang agak ke tengah, seperti yang beta lakukan.

Pasir Santai Beach ini putih, agak kasar dan sangat bersih. Air lautnya pun sangat jernih. Saking jernihnya kita bisa menyaksikan ikan berenang di tempat agak dalam. Ketika itu saya menyaksikan penduduk setempat menangkap ikan dengan cara dipanah. Teman saya diberi dua ekor ikan oleh kawannya peduduk setempat yang saat itu sedang menyelam berburu memanah ikan.

santai beach

santai beach

pasir kasar bersih tanpa lumpur

pasir kasar bersih tanpa lumpur

Sebagaimana di kebanyakan pantai di negeri tercinta Indonesia ini, disetiap ada keramaian dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk mendapatkan nilai tambah dengan adanya keramaian itu. Warga Dusun Ukuhuri menawarkan jasa penyewaan tikar bagi pengunjung yang tidak membawa tikar. Ada juga yang berjualan minuman dan makanan kecil. Bagi saya yang sangat enak itu makan pisang goreng dan singkong goreng dengan cocolan sambal yang dijajakan oleh mama-mama.

santai beachsantai beachnusa beach

Jika sewaktu kami datang gelombang laut yang menghantam pemecah ombak (breakwater) masih belum besar (lihat foto paling atas). Semakin sore ombak semakin besar dan permukaan air laut juga semakin naik. Ini saatnya menikmati secara langsung water blow yang mempesona.

yuk rasakan water blow

yuk rasakan water blow

sesaat setelah gelombang pecah menghantam breakwater

sesaat setelah gelombang pecah menghantam breakwater

orang bagian ujung menikmati hempasan obak

orang bagian ujung menikmati hempasan ombak

Sebelum memulai berenang dan merasakan sensasi water blow kami menikmati makan siang dengan gulai ikan kakap merah yang maknyus masakan istri teman. Gulai ikannya uenak tenan.

santai beach

santai beach

terima kasih pak Tuasikal & istri yang sudah menyediakan makanan enak

terima kasih pak Tuasikal & istri yang sudah menyediakan makanan enak

Sore kami pulang dengan rasa puas berganda. Walaupun badan capek berenang dan merasakan water blow selama tiga jam tapi kami puas. Badan segar dan pikiran segar kami dapatkan. Suatu saat kami berencana lagi kesana. Terima kasih Tuhan atas karunia dan nikmat-Mu.

Woro-woro : tersedia tiga eksemplar buku gratis bagi yang memberikan komentar. Pemenang akan diumumkan di posting berikutnya.

Kue Lapis dan Batu Bacan

Mei 10, 2015

Minggu kemaren kami melewati kawasan Batu Merah, Ambon dan singgah membeli kue seperti dibawah ini. Sebenarnya kami sudah sering melewati daerah itu kalau pulang dari daerah kota atau kawasan Amplaz. Sering juga lewat di depan toko yang menjual kue ini, cuma gak pernah mampir. Nah, kemaren lewat lagi di depan toko itu kebetulan perut terasa lapar. Yo, tak tuku wis. #kuenya sudah saya potong-potong.

dua jenis kue lapis

dua jenis kue lapis

kue lapis labu

kue lapis labu

kue lapis pisang

kue lapis pisang

Kue lapis itu sesuai namanya, ada yang terbuat dari labu dan pisang. Rasanya enak. Dimakan sambil leyeh-leyeh ditemani secangkir teh manis. Oh, indahnya hidup.

Oh, ya, kalau anda berkunjung ke Ambon bisa membeli kue itu, dan kue-kue lainnya, di toko kue Hily@h Bakeri di Jalan Rijali, Batu Merah.

Batu Bacan

Ambon terkenal sebagai penghasil batu akik sekelas permata. Mungkin bisa disamakan dengan permata kalau kita bicara Bacan Doko dan Bacan Palamea. Kedua batu itu memang lagi naik daun. Bicara harga, kalau batunya sudah masak bisa berharga puluhan juta rupiah untuk ukuran sebesar jempol. Gak percaya? Coba aja deh anda googling.

Jiwa dagang saya timbul begitu melihat perdagangan batu bacan di sekitar Jalan Kopi, Jalan Coklat dan kawasan seputaran itu. Begitu beraneka rupa warna dan nama batu yang diperdagangkan. Beberapa kerabat saya hubungi, gayung bersambut. Keluarga saya di kota lain antusias untuk menjual batu bacan dari Ambon ini. Beberapa teman juga minta dikirimkan batu bacan untuk mereka jual. Tantangan timbul untuk mendapatkan batu bahan untuk saya perjual belikan.

Bagaimana caranya untuk mendapatkan batu bacan dengan harga yang memadai untuk dijual lagi? Karena saya baru sekitar tiga minggu lebih sedikit di kota Ambon tentu saya tak punya kenalan distributor batu bacan.

Mengikuti ajaran beberapa buku yang pernah saya baca dan menonton Mentoring Bareng Kang Rendy di Youtube, saatnya saya praktek ilmu itu. Jadi saudara-saudara kalau pengen di mudahkan perbanyaklah teman, seringlah bersilaturahmi dan niat yang baik dalam berbuat sesuatu. Saya niatkan perdagangan ini untuk membantu banyak orang. Katanya begini, kalau kita menguasai ilmu yang diajarkan oleh guru atau dosen kita, maka nilai A tidak perlu anda kejar lagi. Mengerti maksud saya? Kalau belum mengerti belajar lagi sana gih….

Dan hari sabtu 9 Mai 2015 kemaren saya beli batu bacan relaksa dan bacan kuning golkar.

 

bacan relaksa dan bacan kuning golkar

bacan relaksa dan bacan kuning golkar

bacan relaksa

bacan relaksa

bacan kuning golkar

bacan kuning golkar

Dan dengan mengucap bismillahirromanirrohim perdagangan ini dimulai..!

Untuk posting saya yang berjudul Saya Suka Bekerja di Sini yang berhasil mendapatkan buku gratis adalah :

  • mondasiregar.wordpress.com
  • bloggustina.wordpress.com
  • atapermata.wordpress.com
  • firstychrysant.wordpress.com
  • shiq4.wordpress.com

Selamat kepada yang mendapatkan buku gratis. Buku akan dikirim setelah alamat tujuan pengiriman saya terima.

Sagu Tumbuk

Mei 4, 2015

Sehabis jumatan kami segera keluar dari masjid raya Al-Fatah Ambon, menuju kawasan Ambon Plaza (Amplaz) untuk suatu keperluan beserta rekan sekerja. Saya menemukan makanan seperti foto di bawah ini.

dibungkus plastik tipis, bentuk bulat panjang

dibungkus plastik tipis, bentuk bulat panjang

Ya, itulah sagu tumbuk salah satu makanan khas Ambon. Terbuat dari sagu, kenari dan gula merah (gula aren). Diolah sedemikian rupa sehingga menjadi jajanan enak dan bergizi. Rasanya campuran rasa sagu, kenari dan manis gula merah. Sagunya terasa lembut dengan butiran halus, harum kenari serta manis khas gula aren. Enaklah pokoknya.

tersedia dua ukuran besar dan kecil

tersedia dua ukuran besar dan kecil

Harga per pis untuk bungkus besar 5k dan bungkus kecil 2,5k. Bisa jadi salah satu oleh-oleh dari kota manise.

Saya Suka Bekerja di Sini

April 27, 2015

“Jadikanlah pekerjaan sebagai hobi, baik anda bekerja untuk orang lain maupun bekerja untuk diri sendiri. Cintailah pekerjaanmu karena dari sanalah anda digaji”

ayo tebak dimana ini?

ayo tebak dimana ini?

Setelah sekian lama, -lima setengah bulan tepatnya- jadi manusia bebas merdeka sejak bekerja terakhir jadi anak buah, akhirnya ambo kembali mengabdikan diri buat orang lain. Ya, akhirnya saya bekerja lagi dibawah arahan orang lain alias jadi karyawan lagi. Lima setengah bulan rasanya waktu yang tidak terlalu lama. Kalau dijalani dengan ada kegiatan tentu waktu berlalu dengan cepat: tau-tau sudah awal bulan, tau-tau sudah tengah bulan dan tau-tau sudah akhir bulan. *akhir bulan tapi gak ada gajian. Begitu seterusnya, sampai saya sadari sudah lima setengah bulan waktu berlalu semenjak saya bekerja terakhir di perusahaan bangun-membangun alias civil contractor. Dalam kurun waktu itu dua bulan lebih kurang saya gunakan untuk ikut training Welding Inspector di UI Salemba. Tiga setengah bulan terakhir wira-wiri gak jelas, yang jelas cuma masukin lamaran kerja via internet dan silaturahmi.

Sekarang kembali jadi orang gajian alias karyawan. Perjalanan untuk menjadi orang gajian ini lumayan lama. Satu setengah bulan lebih lama gak sih? Lama bagi orang yang tidak punya kegiatan. Makanya saya sempat jadi manusia kalong beberapa lama, tidur setelah subuh bangun kesiangan selama menunggu kepastian dari perusahaan yang sekarang. Tapi syukurlah masa menunggu berakhir happy ending bagi kedua belah pihak. Sebelumnya saya menolak beberapa tawaran pekerjaan, karena menurut saya penghargaan yang diberikan tiap bulan (gaji bro…) tidak sesuai dengan keahlian dan pengalaman kerja yang saya punya. Kalo kata bang haji Rhoma tawaran yang diberikan itu sungguh t e r l a l u. *kapan ya pemerintah RI punya standar gaji minimum yang baku untuk berbagai profesi dan posisi di perusahaan swasta? Kayaknya gak kepikiran tuh sama pemerintah hal yang begituan…

Oleh perusahaan tempat saya bekerja sekarang saya dikirim ke kota ini. Kota yang indah, ada lautnya ada bukitnya. Kota yang banyak melahirkan keturunan penyanyi bersuara emas. Hasil lautnya yang berupa ikan melimpah. Setiap pagi penjual menawarkan door to door ikan segar baru ditangkap dari laut. Saya suka ikan, maka hobi saya makan ikan menemukan tempatnya. Salah satu makanan yang sudah saya jajal adalah gulai ikan kuah kuning. Enak sekali, menurut saya. Pasti enaklah, karena ikannya masih segar hasil tangkapan pagi hari. Giliran selanjutnya yang harus segera saya cicipi adalah ikan asap. Orang sini menyebutnya ikan asar. Sepertinya ikan itu enak sekali. Sewaktu melewati Pasar Mahardika saya melihat ikan asap itu masih segar, baru keluar dari tungku asap dan langsung dibawa ke pasar. Menggoda dan menggugah selera.

Banyak yang saya suka dari tempat bekerja sekarang. Lokasi proyeknya dipinggir laut. Jadi dulu itu sebagian lahan adalah laut lalu diurug dengan batu-batu kapur, tanah, pasir & batu dari gunung. Lautnya tidak berombak besar hanya riak-riak kecil saja, bahkan cendrung tenang menurut saya. Untuk keselamatan dan keamanan tidak boleh semua orang masuk ke lokasi proyek. Serasa memiliki pantai pribadi di lokasi proyek ini. Kapan saja bisa mandi-mandi dan berenang kece di laut. Setiap pagi menyaksikan nelayan setempat menjaring ikan. Dan tiap hari menghirup udara segar laut sepuasnya. Sunset? Pasti ada itu. Cuma tenggelamnya matahari dibalik bukit di seberang sana.

Beberapa foto dibawah berbicara, juga akan jadi petunjuk di kota apa saya berada sekarang. Kalau dibaca teliti tulisan diatas ada beberapa kata kunci yang menjelaskan dimana saya berada saat ini. Tolong perhatikan foto-fotonya, kalo ada yang tau nama kotanya nanti akan saya berikan hadiah satu eksemplar buku gratis. Tersedia lima eksemplar buku gratis untuk posting kali ini. Silahkan tebak di kota apa saya bekerja sekarang. Posting yang lalu yang mendapatkan buku gratis adalah : www.indahjelita.com dan http://putirenobaiak.wordpress.com

Buku segera dikirim ke alamat yang bersangkutan, selamat.

setiap pagi melihat nelayan menjaring ikan

setiap pagi melihat nelayan menjaring ikan

salah satu jembatan megah sedang dibangun di kota ini

jembatan megah sedang dibangun

salah satu pahlawan nasional wanita juga berasal dari kota ini

salah satu pahlawan nasional wanita juga berasal dari kota ini

satu buah duren ini dimakan setelah makan siang, rasanya kok masih kurang? :)

satu buah duren ini dimakan setelah makan siang, rasanya kok masih kurang? :)

Nasi Kebuli Bogor

April 12, 2015

Nasi Kebuli  bagi sebagian orang mungkin asing, maklumlah nasi ini bukan asli Indonesia. Melainkan berasal dari Timur Tengah. Sebagaimana diceritakan oleh Wikipedia Nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu yang bercitarasa gurih yang ditemukan di Indonesia. Nasi ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin. Disajikan dengan daging kambing goreng dan kadang ditaburi dengan irisan kurma atau kismis. Hidangan ini populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan warga keturunan Arab di Indonesia. Nasi kebuli menunjukan pengaruh budaya Arab Timur Tengah dan India Muslim, tepatnya tradisi Arab Yaman. Nasi ini mirip dengan nasi Biryani. Mirip lho ya, jadi tidak sama.

Dalam budaya Betawi nasi kebuli biasanya disajikan dalam perayaan keagamaan Islam, seperti lebaran, kurban, atau maulid. Nah, ternyata nasi kebuli juga populer di kawasan kota yang banyak terdapat warga keturunan Arab, seperti Surabaya dan Gresik. #apakah cumilebay turunan arab asimilasi jawa? secara dia berasal dari Gresik, haha…

rumah makan kebuli bogor dua bangunan sebelum rs salak

rumah makan kebuli bogor dua bangunan sebelum rumah sakit salak

Beberapa hari lalu saya ke Bogor lagi urus pajak sepeda motor yang sudah koit tiga tahun. #harusnya bayar pajak cukup online. jaman internet gini samsat masih aja kerja  manual, gak efisien, ngabisin duit dan ngabisin waktu. payaah ente…

dunsanak kasadonyo timeout dulu ya, mau jogging dan skipping nih. lanjutan ceritanya nanti jam sembilan malam.

Lanjut lagi, ya, ceritanya.

Tadi olahraga, warming-up sekitar 10 menit saya jogging 15 menit lalu saya lanjutkan skipping selama 20 menit. Badan terasa capek, keringat bercucuran sampai basah tuh bajo kaos yang saya pakai. Sewaktu saya menulis cerita ini, badan saya  enak sekali dan pikiran fresh. Alhamdulillah, betapa enaknya hidup.

Nah, kalau anda lagi ada keperluan, ada acara, atau memang sengaja mengunjungi kota Bogor dan pengen makan nasi kebuli silahkan berkunjung ke tempat ini. Kalau anda dari depan Istana Bogor tinggal menyebarang jalan. Rumah makan ini dua bangunan setelah Rumah Sakit Salak, masih sejajar RS Salak arah ke Air Mancur atau Jambu Dua.

tampak depan

tampak depan

Nasi kebuli ini  rasanya unik, gurih, dan beraroma harum yang dihasilkan dari aneka rempah-rempah. Goreng daging kambingnya terasa lembut. Dan istimewanya ada tambahan rendang daging, daun selada dan irisan tomat dan seporsi acar.

satu porsi cukup kenyang

satu porsi cukup kenyang

nasi kebuli, rendang daging, goreng daging kambing, daun selada, irisan tomat

nasi kebuli, rendang daging, goreng daging kambing, daun selada, irisan tomat

Siang itu, makan seporsi nasi kebuli sudah mengenyangkan. Sebagai penutup makan siang yang berkesan ini saya pesan jus buah strawberry.

suasanya di dalam hommy, bersih dan menyenangkan

suasananya di dalam hommy, bersih dan menyenangkan

Pada posting saya yang berjudul Omaga! Aku Ingin Tidur Normal yang mendapat buku gratis adalah  http://danirachmat.com dan http://kekekenanga.wordpress.com. Mas Dani sudah menerima buku dari saya, sedang mba Keke belum mengirim alamat jadi buku belum saya kirim. Untuk posting ini tersedia dua buah buku gratis, buku berjudul Rahasia Sukses Terbesar karangan Jennie S. Bev. Silahkan meninggalkan komentar. Waktu posting tulisan baru nanti saya umumkan siapa yang mendapat buku tersebut.

RM. KEBULI

Jl. Jend. Sudirman 14A Bogor

Telepon (0251) 8379329

HP 0813 8034 4204, 0878 7237 4468

Omaga! Aku Ingin Tidur Normal

Maret 27, 2015

Sudah beberapa bulan ini saya susah untuk tidur lebih awal. Setidaknya tidur normallah kalau dimalam hari. Maksudnya tidur kayak orang kebanyakan, yang sudah ngedengkur jam 10 atau 11 malam. Ya, paling telat tidur jam 12 atau jam satu malam, biar badan sehat, pikiran segar dan punya waktu lebih banyak di pagi hari untuk berbuat sesuatu. Saya mengalami tidur tak normal sejak lebih kurang tiga bulan yang lalu. #makanya saya sering bw dan meninggalkan komentar di posting blog saat-saat subuh itu, untuk killing time dan berharap mata ngantuk.

pakai jam weker buat bangunin ente tidur. sumber foto dari sini

pakai jam weker buat bangunin ente tidur. sumber foto dari sini

Tak tidur normal bagaimana? Begini. Saya baru bisa menguap-nguap dan mata mulai lelah setelah kumandang azan subuh berkumandang. Artinya itu baru bisa tidur jam setengah lima pagi. #sebagai muslim kudu sholat subuh dulu baru bobo. Jadi saya tidur jam lima pagi lewat. Lalu bangunnya jam berapa? Biasaa.. tidur dulu secukupnya baru bangun. Saya bangun sekitar jam 9 atau jam 10 siang. Kalau ada janji penting yang harus ditepati, -misal wawancara kerja- saya stel jam weker (digital) sesuai hitungan waktu yang dibutuhkan untuk sampai ditempat tujuan. Akibatnya waktu bangun badan lemes, mata berat dan kepala puyeng. Ya, akibat kurang tidur, bro, itulah yang saya rasakan.

Pernah saya mengikuti wawancara kerja di PT.MAP Tbk janji sama sipengundang untuk hadir jam 10.00 wib. Karena takut terlambat datang saya tidak tidur semalaman itu. Akibatnya kondisi tubuh saya tidak fresh. Saya lihat di kaca sewaktu mau berangkat, dibawah mata saya agak menggembung. Saya terselamatkan, tidur dalam taksi lebih kurang 40 menit dalam perjalanan menuju wisma bni 46. Waktu tempuh perjalanan normal sebenarnya tidak selama itu, tapi karena macet dan lagi ada kegiatan pembangunan MRT akhirnya bisa molor sampai 45 menit. Sopir taksi putih yang ada lambang E itu membangunkan saya setelah sampai tujuan. Sebelumnya saya sudah mengatakan nama gedung yang akan dituju kepada sopir, juga sopir taksinya familiar dengan gedung tersebut. 

Saya baca beberapa tulisan di blog tentang kekurangan tidur ini. Banyak banget akibat buruknya dan mengerikan. Nih, akibat dan penyakit yang bisa anda dapatkan kalau kurang tidur : (sumber  http://manfaat.co)

  1. Kurang fokus saat berkendara
  2. Menurunnya konsentrasi saat berpikir
  3. Tubuh rentan terkena berbagai penyakit
  4. Mempengaruhi emosional misal sering marah, kelihatan murung, sering mengalami stress
  5. Berdampak tidak baik bagi kesehatan kulit dan mata
  6. Sering lupa
  7. Obesitas
  8. Daya tahan tubuh lemah
  9. Memicu serangan jantung koroner
  10. Meningkatkan resiko terserang penyakit kanker
  11. Resiko diabetes meningkat
  12. Resiko terserang penyakit stroke
  13. Meningkatkan tingkat stress
  14. Suhu tubuh rendah
  15. Lebih sulit berolahraga
  16. Gairah sek menurun
  17. Menyebabkan depresi
  18. Meningkatkan resiko kematian

Waduh menyeramkan sekali akibat kurang tidur ini, OMG. Saya pengen hidup sehat. Kalo gitu kudu stop tidur kemalaman. Mulai besok harus tidur jam 23.00 wib. Gimana caranya? Besok sore harus jogging dan main skipping minimal satu jam. Kenapa gak sekarang aja tidur jam 23.00 wib? Ya, gak bisalah, lha, wong tulisan posting ini dibuat jam 01.45 selesai jam 03.20 wib. Dan mata nyalang aja nih gak ada ngantuk-ngantuknya. :(  Kalo gitu menghibur diri dulu, ya, dengerin instrumentalia musik blues.

 

olahraga yuk biar sehat. sumber gambar dari sono

olahraga yuk biar sehat
sumber gambar dari sono

Seperti biasa akan ada dua eksemplar buku gratis yang akan didapatkan oleh pengomentar. Satu buku sudah didapatkan oleh danirachmat.com karena dia langsung beri komentar begitu posting saya publish. Syaratnya: belum mendapatkan buku dari saya dan tidak bertempat tinggal di luar negeri. Posting lalu yang mendapat kiriman buku adalah  pendarbintang.wordpress.com dan renggostarr.com


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 222 pengikut lainnya.