Kampungku Luluh-lantak

Gempa yang melanda Sumatera Barat hari rabu 30 September lalu, telah meluluh-lantakkan kota Padang, Padang Pariaman dan beberapa daerah lainnya. Berita selengkapnya anda baca koran harian, atau pelototi tv yang menyiarkan secara langsung menit demi menit perkembangan terakhir dari bencana alam yang dahsyat itu. Kesedihan saya sungguh berganda : masih jadi phk-wan, jualan belum sukses, sekarang sanak saudara dihajar gempa yang gak diundang. Hiks…

12 Tanggapan to “Kampungku Luluh-lantak”

  1. Wempi Says:

    pergi kan juga gak diantar ;p

    @ Wempi
    Ambo ndak pulkam jadi ndak bisa maanta sacaro fisik, kini lewat doa se dulu.

  2. ernut Says:

    ikut prihatin…

    @ ernut

    Trims…

  3. marshmallow Says:

    turut berduka cita, uda alris.
    percayalah, badai pasti berlalu.

    @ marshmallow
    Insya Allah, amin.

  4. Halaman Putih Says:

    Saya juga punya kenangan tak terlupakan dengan gempa Yogya. Anak saya lahir menjelang gempa 26 Mei 2006, rumah juga kena walau tidak lebur tapi menyisakan lantai keramik yang retak dan perlu banyak biaya untuk merehabnya. Sedangan bantuan pemerintah tidak cukup untuk itu.

    Sabar dan tawakal kepadaNya. Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Semua pasti akan kembali normal meski tidak secepat yang kita bayangkan.

    @ Halaman Putih
    Makasih berbagi pengalamannya. Resep jitu dari mas semoga jadi pedoman, amin.

  5. Oemar Bakrie Says:

    Semoga yg terkena bencana memperoleh ketabahan serta pertolongan dari Allah SWT, amin …

    @ Oemar Bakrie
    Amin.

  6. Siti Fatimah Ahmad Says:

    Assalaamu’alaikum
    Maaf dipohon jika baru berkesempatan mampir ke ruang baru saudara Alris. Lama tidak bertanya khabar. Berita 30 September lalu cukup menyayat hati bukan hanya kepada rakyat di Indonesia, tetapi juga kami di Malaysia. Mudahan saudara banyak bersabar dan doakan kesejahteraan mereka yang telah pergi ke sisi-Nya.

    @ Siti Fatimah Ahmad
    Waalaikumsalam ww,
    Khabar saya baik-baik saja, begitu juga lah saudari Siti. Terima kasih atas simpatinya. Semoga diberi kesabaran atas musibah ini, amin.

  7. ichanx Says:

    rumah keluarga nyokap gw di pariaman juga rusak… :((

  8. isil Says:

    Assalamaualaikum..
    salam kenal da..
    sanang bisa sobok urang kampuang..
    sil asli pariaman mah..
    sadang marantau lo di Bandung..(lg kuliah)
    tapi alhamdulillalh rumah lai aman..
    tuka link yo da…

    @ isil
    Waalaikumsalam ww,
    Sanang juo bisa batamu jo Sil. Smoga kuliahnyo capek salasai. Syukurlah kalau lai aman wakatu gampo kapatang. Yo, mari tukaran link. Salam

  9. TupaiTambun Says:

    Sekarang gimana keadaan keluarga?? sehat2 saja kang bang?? semoga diberi ketabahan.

    @ TupaiTambun
    Semoga saya diberi jalan terbaik. Amin

  10. eMo Says:

    enakan komen di tempat yg sepi nih hehe..

    skrg gmn tu keadaan yg dulu gempa?

  11. furniture minimalis Says:

    semoga tetap tabah dan berharap pada TUhan

  12. fajar Says:

    turut berduka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: